Ludomania, Penyakit Kecanduan Judi Online

Aquz.biz Seseorang yang kecanduan judi online namun tidak segera mendapatkan penangangan, tentu akan memberikan efek negatif pada kesehatan mentalnya. Selain itu, situasi finansial, hubungan dengan orang-orang di sekitar, dan berbagai macam aspek kehidupan pun lambat laun akan terkena dampak buruknya juga. Apalagi saat ini bentuk perjudian bisa diakses melalui gadget di genggaman saja.

 

Jika seseorang memiliki kecanduan pada judi, ia akan memiliki dorongan kuat yang sulit dikontrol untuk membeli tiket lotre, mengunjungi kasino, bermain judi online, bertaruh pada pertandingan olahraga, atau taruhan-taruhan lain pada situs-situs judi.

Tipe kecanduan dan frekuensinya mungkin akan berbeda-beda tiap orang. Namun secara umum, ia akan sulit sekali untuk mengontrol kebiasaan tersebut. Seorang pecandu akan terus berjudi, meskipun konsekuensi negatif pada finansial, sosial, maupun hukum berada tepat di depan matanya. Kecanduan judi ini mayoritas terjadi pada laki-laki, namun bisa terjadi juga pada perempuan.

 

Apa itu Ludomania?

Ludomania merupakan istilah yang mendeskripsikan seseorang yang terus-menerus melakukan taruhan judi tanpa ada keinginan untuk berhenti, terlepas dari konsekuensi negatifnya. Kondisi ini seringkali muncul setelah kemenangan besar pertama akibat keberuntungan pemain pemula. Rasa senang ini dapat memicu adrenalin untuk mendapatkannya lagi. Namun dalam banyak kasus, hal ini justru membawa mereka dalam kerugian finansial.

 

Gejala Ludomania

Banyak orang yang mengalami kecanduan judi online atau bentuk kecanduan yang lainnya, berusaha menyembunyikan kondisi yang mereka alami. Namun gejala  ludomania ini sebenarnya sangat sulit untuk ditutup-tutupi. Meskipun seseorang itu bermain judi saat sendirian, gejala kecanduan akan perlahan-lahan muncul pada beberapa aspek kehidupan seseorang.

 

Jika Anda atau seseorang di sekitar Anda mengalami kecanduan terhadap judi, mungkin akan muncul gejala-gejala seperti di bawah ini:

  1. Terobsesi dengan berbagai tipe perjudian
  2. Melakukan judi agar merasa lebih baik
  3. Menghindari pekerjaan atau komitmen lain agar bisa berjudi
  4. Mengabaikan tagihan dan menggunakan uangnya untuk modal judi
  5. Menjual harta benda untuk mendapatkan modal judi
  6. Mencuri uang untuk judi
  7. Berbohong mengenai kebiasaan berjudi
  8. Merasa bersalah setelah melakukan judi
  9. Mengambil risiko yang semakin besar ketika berjudi

 

Seseorang yang kecanduan judi online mungkin juga akan mengalami hal-hal lain sebagai konsekuensinya, seperti rusaknya hubungan pertemanan maupun percintaan, kehilangan rumah, pekerjaan, mobil, atau harta personal lainnya. Seseorang dengan kecanduan ini mungkin tidak selalu melakukan judi. Namun sekali mereka mulai bermain, maka akan sangat sulit untuk berhenti.

 

Apa yang Menyebabkan Ludomania?

Ketika seseorang memiliki kecanduan terhadap judi, ada area di dalam otak yang disebut sebagai insula yang bereaksi secara berlebihan. Area yang hyperactive ini mungkin akan menyebabkan pikiran-pikiran yang kacau. Hal ini bisa menyebabkan seseorang tersebut melihat pola dalam sekuen acak dan terus-menerus bermain setelah “hampir menang”.

Otak seorang pecandu judi online sama dengan otak pecandu alkohol yang bereaksi ketika minum minuman keras. Semakin seseorang tersebut memenuhi dorongannya, maka akan semakin kecanduan.

 

Bagaimana Ludomania Disembuhkan?

Pada beberapa kasus, seseorang mungkin butuh bantuan medis untuk melawan dorongan untuk berjudi tersebut. Ludomania ini dimungkinkan adalah akibat dari gangguan kesehatan mental lainnya yang tidak disadari, seperti gangguan bipolar (bipolar disorder). Dalam kasus ini, seorang pecandu mungkin membutuhkan psikolog atau psikiater agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Sebab seperti bentuk kecanduan yang lain, seperti alkohol atau narkoba, kecanduan judi bisa jadi merupakan bentuk dari pelarian atau mekanisme bertahan dari masalah yang lebih besar. Seseorang tersebut mungkin mengalami kekerasan (abuse), bullying, atau yang lainnya di luar kebiasaannya berjudi.

 

Dengan bantuan dari psikolog atau psikiater, seorang pecandu bisa mendapatkan sesi terapi atau support, secara berkelompok atau one-on-one. Seseorang harus terlebih dahulu menyembuhkan dirinya dari permasalahan utama, agar bisa menghentikan kecanduan ini. Konseling seperti ini bisa membantu pasien untuk lebih terbuka terhadap permasalahan tersebut.

 

Nah, demikian tadi adalah penjelasan tentang ludomania, atau seseorang yang sulit sekali menghentikan kebiasaannya judi online atau bentuk permainan yang lainnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *